Tae Yong dinilai Jadi Orang Paling Tepat Sebagai Menejer Pelatih Timnas Indonesia

Posisi Shin Tae Yong sebagai menejer pelatih Timnas Indonesia sekarang ini dinilai pengamat sepak bola nasional yang sering memberikan pendapatnya, Mohammad Kusnaeni, sebagai keputusan yang sudah sangat tepat. Kondisi ini menurutnya dipercaya dapat membantuk sebuah tangga karir bagi pelatih lokal.

Shin Tae Yon: Sosok yang Pas Jadi Menejer Pelatih Timnas Indonesia

PSSI pasalnya memutuskan untuk mengangkat Shin Tae Yong jadi menejer pelatih Timnas Indonesia. Dirinya bertugas dan juga bertanggung jawab atas prestasi di skuat Garuda Indonesia Senior, U-23 dan U-19. Wah, beban yang cukup berat juga bagi Tae Yong.

Shin Tae Yong sendiri dijadikan pelatih Timnas Indonesia Senior tidak sendiri karena ia didampingi oleh Indra Sjafri sebagai asisten pelatihnya. Namun Indra pun menjadi pelatih kepala bagi Timnas Indonesia U-23 yang mana dibantu oleh Nova Arianto serta Kim Woo Jae. Untuk Timnas Indonesia U-19, pelatihnya dipegang oleh Gong Oh-kyun yang mana didampingi oleh Nova. Sementara, U-16 pelatihnya masih sama, Bima Sakit yang juga tetap di bawah pengawasan Shin Tae Yong.

“Ini adalah hal yang normal dan sangat lumrah. Di Eropa saja seperti itu. Pelatih senior melakukan supervise pelatih-pelatih di level bawahnya. Secara struktur ini sudah bagus,” kata Kusnaeni yang dilansir dari CNN Indonesia lewat sambungan telepon hari Jumat (10/1). Struktur kepelatihan yang sama sebetulnya sudah pernah digunakan 2 tahun lalu ketika Timnas Indonesia dipegang oleh Luis Milla. Akan tetapi, tetap saja masih belum efektif.

Bima Sakti yang mana didapuk jadi asisten pelatih dianggap masih sangat minim pengalaman untuk bisa menggantikan Luis Milla yang tidak diperpanjang lagi kontraknya di Skuat Garuda Indonesia. “Kesalahannya kala itu adalah asistennya yang dipilih bukan yang berpengalaman. Pelajarannya adalah saat memilih asisten pelatih loka harus yang memiliki kualifikasi,” kata Kusnaeni.

“Ini juga buat jaga-jaga kalau Shin Tae Yong ada apa-apa di tengah jalan harus orang yang siap yang pegang. Begitu juga di level ke bawahnya dan juga seterusnya. Sehingga terbentuk lah yang namanya tangga karir,” imbuhnya lagi.

Kusnaeni Agak Beda Pandangan dengan PSSI

Kusnaeni juga menyebutkan bahwa ia cendrerung agak beda pendapat dengan PSSI. Hal ini karena PSSI memberikan fokus apda Shin Tae Yong sebagai pelatih di Timnas Senior. Menurutnya, padahal pelatih 49 tahun tersebut menyebut tak terlalu percaya diri dengan prospek tim senior. “Tapi saya mengerti bagaimana pun juga timnas senior itu adalah tolok ukur sepak bola Indonesia di mata internasional. Namun juga harus dipahami bahwa sepak bola Indonesia ini seperti apa. Sebab di saat yang bersamaan juga kita punya tantangan yang sangat besar, jadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2021,” tambahnya lagi.

Untuk Kusnaeni sendiri, menjadikan Shin Tae Yong ini sebagai kepala pelatih Timnas togel hk 2020 Senior keuntungannya tak sebesar saat ia ditempatkan untuk fokus saja di Timnas Indonesia U-20. Hal ini karena Timnas U-20 pun saat ini diberikan beban untuk menjadi tuan rumah dan meraih prestasi di Piala Dunia U-20 2021 esok.

Iwan Bule, selaku Ketua PSSI sudah diminta oleh Jokowi untuk mempersiapkan Piala Dunia U20 2021 secara matang baik dari segi fasilitas, dan juga timnas Indonesia U-20. Jokowi mengatakan bahwa kompetisi sepak bola Indonesia harus dibeni demi dapatkan pemain yang sangat berkualitas dan bisa meraih prestasi.