Film Star Wars di Singapura Tanpa Adegan LGBT

Apakah anda sudah menonton film Star Wars: The Rise of Skywalker? Jika anda belum menontonnya, dan berniat untuk menontonnya di Singapura, mungkin ada beberapa adegan yang dianggap ‘sensitif’’ yang akan dihilangkan di film tersebut. Pasalnya adegan ciuman sesame jenis yang jadi bagian dari  Star Wars: The Rise of Skywalker? Dihapuskan di penayangan di totobet Singapura. Hal tersebut pasalnya dilakukan demi mendapat izin rating yang lebih rendah.

Adegan Ciuman Sesama Jenis dihapuskan

Dilansir dari CNN Indonesia, Infocomm Media DevelopmenT Authority (IMDA) atau disebut juga dengan Otoritas Pengembangan Media-Info Komunikaso Singapura menginformasikan keputusan itu. “Pemohon telah menghilangkan adegan pendek yang menurut pedoman klasifikasi film bakal membutuhkan rating (usia) yang lebih tinggi,” kata perwakilan IMDA.

Sampai dengan saat ini, sayangnya belum diketahui juga jika Disney mengambil tindakan yang serupa di negara-negara lainnya. Akan tetapi Singapura telah lama menganggap bahwa hubungan sejenis adalah perbuatan yang illegal. Sebelumnya sutradara JJ Abrams sendiri mengungkapkan bahwa dirinya menilai adegan ciuman sesame jenis tersbeut sebagai sebuah ‘kesempatan’ untuk bisa merayakan Star Wars yang selaku waralaba yang bisa dinikmati semua orang.

“Tidak masalah apa referensi seksual anda, tidak masalah anda ras apa, apakah anda organic atau sintesis. Star Wars itu sendiri untuk semua orang dan mengetahui bahwa tidak ada representasi seperti itu, itu tidak mengambil apapun dari siapa pun, hanya menunjukkan bahwa Star Wars adalah untuk kita semua,” ungkap Abrams.

Aktivis Ikllim dianggap ‘Ganggu’ Premier Star Wars: The Rise of Skywalker

Tidak hanya mendapatkan ‘kejutan’ hilangnya scene ciuman sesame jenis di Singapura. Namun Star Wars: The Rise of Skywalker juga mendapatkan kejutan di London dari sekelompok aktivis yang vocal menyuarakan perubahan iklim dan ekologi Extinction Rebellion pada hari Rabu (18/12) waktu setempat di penayangan perdananya. Gerakan itu merupakan gerakan yang sering dianggap sangat radikal dan bahkan juga pernah dilarang berdemo di London bulan Oktober lalu.

Para aktifis yang mana sengaja berdandan sesuai dengan karakter dari waralabab yang sangat popular tersebut tiba dari kampanye krisis illim yang terjadi di Bristol dan kemudian merebahkan diri sambil menggelar poster-poster yang mana menuntut bos-bos industry film untuk ‘mengatakan kebenaran tentang perubahan iklim’ di karpet biru Leicester Square.

Seorang juru bicara mengonfirmasi bahwa mereka ‘tak bertujan untuk mengacaukan acara tersebut. Namun mereka ke sana untuk memastikan apabila pesan mereka didengar.” Begitu lah setidaknya yang diberitakan dari CNN Indonesia.

Star Wars: The Rise of Skywalker? Dapatkan Ragam Ulasan

Film Star Wars: The Rise of Skywalker? Memang sudah dinantikan dan diantisipasi sekian lama oleh para penggemarnya. Bahkan film ini juga menuai ulasan baik dari para jurnalis dan juga kritikus Hollywood setelah penayangan perdana di hari Selasa (17/12) malam waktu Amerika Serikat.

Namun ternyata Star Wars: The Rise of Skywalker juga mendapatkan ulasan yang negative. Misalnya saja dari lama aggregator Rotten Tomatoes yang mana memberikan nilai akhir sebanyak 59 persen saja.

Star Wars: The Rise of Skywalker berlatar belakang setahun setelah film Star Wars: The Last Jedi. Dalam film ini, kelompok Resistance harus kembali lagi menghadapi The First Order. Dengan jumlah anggota yang sedikit saja, kelompok yang dipimpin oleh Princess Leia pun kemudian meminta bantuan ke seluruh galaksi.

Empat Rekomendasi Film Minggu Ini

Masuk ke pekan ketiga Desember 2019, sejumlah film bisa anda saksikan mulai dari film misteri seperti misalnya Black Christmas dan Knives Out sampai dengan film Indonesia yang berhasil memenangkan Festival Film Indonesia (FFI) 2019 beberapa waktu lalu.

Berikut ini lah 5 rekomendasi film minggu ini yang bisa anda saksikan dikutip dari CNN Indonesia.

Kucumbu Tubuh Indahku

Film yang berhasil memenangkan FFI 2019 ini tayang kembali di layar lebar. Kucumbu Tubuh Indahku pasalnya telah menjelajahi berbagai macam festival internasional dan berhasil membawa penghargaan dari Australia sampai dengan Perancis sebelum akhirnya tayang lagi di Indonesia beberapa bulan yang lalu.

Film yang digarap oleh Garin Nugroho ini bercerita tentang kehidupan seorang penari tradisional Lengger yang bernama Juno. Film ini sempat menuai berbagai macam kontroversi di Indonesia karena menyinggung isu LGBT. Akan tetapi Kucumbu Tubuh Indahku tetaplah layak disaksikan karena film ini mengusung budaya asli Indonesia, Tari Lengger dan juga perjalanan hidup yang sangat menarik.

Garin pun turun tangan langsung di album tema bersama dengan musisi Mondo Gascaro. Film kategori DEWASA ini anda saksikan di jaringan bioskop CGV.

Last Christmas

Film Last Christmas bercerita tentang perubahan jalan hidup Kate. Ia adalah seorang pekerja took natal yang sebenarnya ingin menjadi penyanyi. Akan tetapi, ia bertemu dengan Tom di toko itu. Dalam film yang merupakan salah satu film romansa komedia bernuansa natal menjelang akhir tahun ini dibintangi oleh Emilia Clarke dan Henry Golding.

Pertemuan antara Kate dengan Tom itu akhirnya mengubah hidup Kate menjadi lebih berwarna. Kehidupan dan kisah cintanya yang sempat suram di masa lalunya perlahan mulai membaik sejak dirinya bertemu dengan Tom. Last Christmas yang memasang rate REMAJA ini dapat disaksikan di seluruh jaringan bioskop Indonesia.

Black Christmas

Film Black Christmas adalah film horror yang fokus pada perjuangan sekelompok mahasiswi Universitas Hawthorne sesudah diikuti oleh orang asing ketika libur natal. Kisahnya bermula ketika Riley, Marthy. Jesse dan Kris menyiapkan pesta natal result hk. Akan tetapi, ada seorang penguntit yang mulai mengikuti mereka bahkan membunuh mahasiswi kampus mereka satu per satu.

Riley dan teman sekelompoknya mulai tak percaya dengan pria di sekelilingnya termasuk dosen, gebetan sampai dengan pacar mereka. Film Black Christmas ini digarap beberapa sineas seperti misalnya Ben Cosgrove dan Jason Blum yang sebelumnya sudah diikenal lewat film Rumor Has It, Split dan Halloween.

Knives Out

Film Knives Out ini adalah film misteri pembunuhan terbaru yang dibintangi oleh Captain America, Chris Evans dan Daniel Craig. Knives Out bermula saat penulis novel misteri yang kaya raya, Harlan Thrombey, mengunldang seluruh anggota keluarganya ke mansion mewah miliknya untuk merayakan ulang tahun ke-85-nya. Akan tetapi keesokan harinya, ia ditemukan meninggal.

Hal itu kemudian membuat seorang detektif datang untuk kemudian melakukan investigasi. Detektif itu menemukan seluruh anggota keluarga mempunyai alasan untuk membunuh Harlan dengan tujuan yang sama, uang dan kekayaan. Film ini bisa anda saksikan di sluruh jaringan Cinepolis dan XXI. 

Jika anda penasaran dengan acting Chris Evans yang tak bermain sebagai Captain America, mungkin anda harus menonton film ini. Dijamin anda tak akan menyesal.

Dari keempat film di atas, mana yang akan anda tonton duluan minggu ini untuk mengisi hari-hari anda?