Raja dan Ratu Keraton Agung Sejagat dipindah ke Polda Jawa Tengah Usai diperiksa

Akhir-akhir ini, sebuah keraton menjadi perbincangan dan perhatian warganet. Raja dan Ratu Keraton Agung Sejagat, yaitu Toto Santoso dan Fanni Aminadia pasalnya sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penyebaran berita bohong dan penipuan. Setelah ditetapkan sebagai tersangka, kemudian keduanya langsung dipindahkan oleh Polres Purworejo ke Polda Jawa Tengah untuk melakukan pemeriksaan.

Raja dan Ratu Kerajaan Agung Sejagat ditangkap

Polda Jawa Tengah akhirnya meringkus Raja dan Ratu Kerajaan Agung Sejagat yaitu Toto Santoso (420 dan juga Fanni Aminadia (41). Mereka adalah dua orang yang mana mengikrarkan diri sebagai raja dan juga permaisuri Kerajaan Agung Sejagat. Penangkapan sendiri dilakukan di Purworejo, Jawa Tengah, pada hari Selasa (14/1) petang kemarin.

Penangakpan yang dipimpin oleh Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Tengah Kombes Polisi Budi Haryanto di rumah pelaku yang juga menjadi istana atau keratonnya. “Kita bawa ke Polres Purworejo untuk dimintai keterangan,” ungkap Budi.

Raja dan Ratu dipindah ke Polda Jawa Tengah

Raja dan ratu Kerajaan Agung Sejagat keluar dari Polres Purworejo pada hari Rabu (15/1) kira-kira pukul 06.30 WIB. Mereka dikawal oleh tim yang mana dipimpin oleh Budi. “Pagi ini kita bawa ke Semarang, Mapolda Jateng, untuk diperiksa secara mendalam. Kalau sudah selesai dan lengkap, akan kita ekspos,” ungkap Budi.

Pasangan suami-istri, Toto dan Fanni ini, ditangkap petugas gabungan Polres Purworejo dan juga Polda Jawa Tengah di hari Selasa (13/1), tepatnya di rumahnya yang mana sekaligus juga dijadikan istana kerajaannya di Desa Pogung Jurutengah Kabupaten Purworejo. Keduanya disangkakan dengan pasal 14 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 di mana tentang penyebaran berita bohong yang mana imbasnya di keonaran pada masyarakat. Tak Cuma itu, mereka juga disangkakan dengan pasal 378 KUHP tentang penipuan.

“Kita sangkakan pada pelaku dengan pasal 14 UU No. 1 Tahun 1946 dan juga penipuan dengan pasal 378 KUHP. Akan tetapi saat ini masih dalam pemeriksaan intensif. Masyarakat dimohon untuk tetap tenang,” ungkap Budi lagi.

Selain Raja dan juga Ratu dari Kerajaan Agung Sejagat itu, polisi juga memeriksa beberapa orang yang lainnya yang diberikan jabatan misalnya saja Mahapatih, Bendahara dan juga Resi Keraton. Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa berkas atau pun surat-surat palsu yang mana dicetak sendiri oleh pelaku totobet sgp untuk merekrut anggota Keratonnya.

Terkait dengan adanya dugaan makar, Budi sendiri mengatakan bahwa pihaknya masih sedang mendalami dengan jajarannya. Kerajaan Agung Sejagat di Kabupaten Purworejo ini mendadak jadi perhatian public dan ramai diperbincangan oleh warganet di media sosial Twitter. Raja keraton tersebut mengaku bahwa ia adalah penerus kerajaan Majapahit.

Sedangkan Dewan Kerajaan dalam MAKN (Majelis Adat Kerajaan Nusantara) menilai bahwa kemunculan Keraton Agung Sejagat ini adalah fenomena yang mesti disikapi segera secara serius. Edward Syag Pernong, salah satu anggota Dewan Kerajaan MAKN, mengatakan bahwa definisi keraton bukan lah hal mudah dikarenakan harus mempunyai sejarah identitas, tradisi sampai dengan abdi dan rakyat. Apalagi, Keraton Agung Sejagat ini menyebutkan bahwa mereka adalah penerus kerajaan Majapahit yang telah runtuh berabad-abad lamanya.

“Mungkin jalan pikirannya bisa dianggap orang ‘sakit’ yang ingin menyembuhkan orang ‘sehat.’ Mereka ini dibawah fatamorgana,” ungkap Edward.

“Sebuah struktur kerjaan itu selesai setelah ditaklukkan. Majapahit selesai setelah ditaklukkan oleh Demak. Demak selesai oleh Pajang dan Pajang ditaklukkan Mataram sampai sekarang. Jadi, aneh dan lcu kalau ini meneruskan Majapahit,” tukasnya.

Ruselli Hartawan Ditunggu Lawan Tangguh di Babak Utama Indonesia Masters 2020

Indonesia Masters 2020 Super 500 sedang bergulir mulai dari hari ini dan sebagian pebulutangkis Indonesia telah bermain dan salah satunya adalah Ruselli Hartawan yang sukses melaju ke babak utama Indonesia Masters setelah berhasil menang di babak kualifikasi. Namun sayangnya pebulutangkis muda ini akan langsung berhadapan dengan lawan berat di babak pertama yaitu Michelle Li dari Kanada dan dirinya mengaki benar-benar mewaspadai calon lawannya itu.

Ruselli Hartawan Waspadai Serangan Michelle Li

Ruselli Hartawan menilai bahwa Li merupakan lawan yang sangat tangguh bahkan itu juga sudah dibuktikannya sendiri dari setiap laga yang akhirnya membawa pebulutangkis kelahiran Hongkong itu di peringkat delapan ranking dunia tunggal putri saat ini. Untuk turnamen Indonesia Masters saat ini, Li berada pada unggulan ketujuh dan jelas Ruselli harus benar-benar waspada pada permainan yang akan ditunjukkan oleh Li ini. Ruselli juga akan mencoba mempersiapkan dirinya dengan sangat baik.

Ini semua bertujuan untuk menang dan meraih hasil baik untuk melangkah maju ke babak berikutnya. Pertemuan yang akan terjadi di Indonesia Masters antara keduanya ini merupakan yang pertama kali. Sejauh ini keduanya belum pernah saling berhadapan sehingga Ruselli sendiri mengakui bahwa dirinya kurang memahami dengan baik seperti apa permainan dari Li. Seperti yang dilansir dari website resmi PBSi, Ruselli mengatakan jika dirinya harus waspada benar dengan performa dari Li.

Ruselli menilai bahwa Li bukan permain yang buruk melainkan justru sangat baik dan yang harus dilakukannya saat ini adalah mempelajari dengan baik permainan Li dan juga hal yang paling diwaspadai oleh Ruselli adalah serangannya karena Li memiliki kelebihan yaitu postur tubuhnya yang tinggi. Dia menilai bahwa serangan yang dimiliki Li pasti tajam sehingga dia hanya ingin memperkuat pertahanan lebih baik lagi terlebih Ruselli juga bermain di depan para pendukung sendiri di Istora.

Keberhasilan Ruselli Hartawan Tembus Babak Utama Indonesia Masters 2020

Tunggal putri Indonesia ini diketahui berhasil melaju ke babak utama dari turnamen Indonesia Masters setelah mengandaskan wakil dari China Taipei yaitu Pai Yu Po dalam dua game langsung di babak kualifikasi dengan skor 21-18 dan juga 23-21. Tentu saja hasil baik yang diperoleh Ruselli Hartawan ini semakin menambah tren positif yang diraihnya atas lawan yang sama dimana pertemuan keduanya yang terakhir ini terjadi beberapa hari yang lalu dalam Malaysia Masters 2020.

Laga tersebut juga berhasil dimenangkan oleh Ruselli namun dalam pertarungan 3 game yaitu 13-21, 21-14 dan game ketiga dengan 21-17. Sebab itulah, keberhasilannya menang lagi dari lawan yang sama dalam dua game ini disambut dengan senang oleh Ruselli. Ruselli pun mengatakan jika hal ini dapat terjadi sebab kali ini dirinya berhasil untuk bermain dengan lebih tenang lagi di lapangan. Sempat membuat banyak sekali kesalahan di game kedua, akhirnya Ruselli kembali menutup set dengan kemenangan setelah terjadi setting pada point 20.

Seperti yang dilansir oleh halaman resmi PBSI, peraih medali perak Sea Games 2019 ini mengakui jika di babak kedua, dirinya melakukan banyak sekali kesalahan. Dia mencobauntuk mengejar dan juga meladeni terus permainan yang diberikan oleh lawan sebelum akhirnya dia pun menyerang balik. Dia pun mengatakan jika hasilnya kali ini lumayan dibandingkan pertemuan mereka di Malaysia Masters sebelumnya dimana Ruselli mengakui jika dirinya lebih banyak kesalahan dan mati sendiri.

Belum lagi dirinya juga lebih sering bermain terburu-buru. Ruselli Hartawan juga mengatakan jika kendala yang dialaminya di babak kualifikasi adalah angin namun dia mengaku cepat beradaptasi. Kini salah satu andalan Indonesia ini harus mengatur kembali staminanya karena harus berhadapan dengan salah satu pemain yang bertengger di peringkat 8 dunia Michelle Li dari Kanada yang belum bermain hari ini sehingga dipastikan Li akan bermain dalam stamina penuh menghadapi Ruselli.

Tae Yong dinilai Jadi Orang Paling Tepat Sebagai Menejer Pelatih Timnas Indonesia

Posisi Shin Tae Yong sebagai menejer pelatih Timnas Indonesia sekarang ini dinilai pengamat sepak bola nasional yang sering memberikan pendapatnya, Mohammad Kusnaeni, sebagai keputusan yang sudah sangat tepat. Kondisi ini menurutnya dipercaya dapat membantuk sebuah tangga karir bagi pelatih lokal.

Shin Tae Yon: Sosok yang Pas Jadi Menejer Pelatih Timnas Indonesia

PSSI pasalnya memutuskan untuk mengangkat Shin Tae Yong jadi menejer pelatih Timnas Indonesia. Dirinya bertugas dan juga bertanggung jawab atas prestasi di skuat Garuda Indonesia Senior, U-23 dan U-19. Wah, beban yang cukup berat juga bagi Tae Yong.

Shin Tae Yong sendiri dijadikan pelatih Timnas Indonesia Senior tidak sendiri karena ia didampingi oleh Indra Sjafri sebagai asisten pelatihnya. Namun Indra pun menjadi pelatih kepala bagi Timnas Indonesia U-23 yang mana dibantu oleh Nova Arianto serta Kim Woo Jae. Untuk Timnas Indonesia U-19, pelatihnya dipegang oleh Gong Oh-kyun yang mana didampingi oleh Nova. Sementara, U-16 pelatihnya masih sama, Bima Sakit yang juga tetap di bawah pengawasan Shin Tae Yong.

“Ini adalah hal yang normal dan sangat lumrah. Di Eropa saja seperti itu. Pelatih senior melakukan supervise pelatih-pelatih di level bawahnya. Secara struktur ini sudah bagus,” kata Kusnaeni yang dilansir dari CNN Indonesia lewat sambungan telepon hari Jumat (10/1). Struktur kepelatihan yang sama sebetulnya sudah pernah digunakan 2 tahun lalu ketika Timnas Indonesia dipegang oleh Luis Milla. Akan tetapi, tetap saja masih belum efektif.

Bima Sakti yang mana didapuk jadi asisten pelatih dianggap masih sangat minim pengalaman untuk bisa menggantikan Luis Milla yang tidak diperpanjang lagi kontraknya di Skuat Garuda Indonesia. “Kesalahannya kala itu adalah asistennya yang dipilih bukan yang berpengalaman. Pelajarannya adalah saat memilih asisten pelatih loka harus yang memiliki kualifikasi,” kata Kusnaeni.

“Ini juga buat jaga-jaga kalau Shin Tae Yong ada apa-apa di tengah jalan harus orang yang siap yang pegang. Begitu juga di level ke bawahnya dan juga seterusnya. Sehingga terbentuk lah yang namanya tangga karir,” imbuhnya lagi.

Kusnaeni Agak Beda Pandangan dengan PSSI

Kusnaeni juga menyebutkan bahwa ia cendrerung agak beda pendapat dengan PSSI. Hal ini karena PSSI memberikan fokus apda Shin Tae Yong sebagai pelatih di Timnas Senior. Menurutnya, padahal pelatih 49 tahun tersebut menyebut tak terlalu percaya diri dengan prospek tim senior. “Tapi saya mengerti bagaimana pun juga timnas senior itu adalah tolok ukur sepak bola Indonesia di mata internasional. Namun juga harus dipahami bahwa sepak bola Indonesia ini seperti apa. Sebab di saat yang bersamaan juga kita punya tantangan yang sangat besar, jadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2021,” tambahnya lagi.

Untuk Kusnaeni sendiri, menjadikan Shin Tae Yong ini sebagai kepala pelatih Timnas Senior keuntungannya tak sebesar saat ia ditempatkan untuk fokus saja di Timnas Indonesia U-20. Hal ini karena Timnas U-20 pun saat ini diberikan beban untuk menjadi tuan rumah dan meraih prestasi di Piala Dunia U-20 2021 esok.

Iwan Bule, selaku Ketua PSSI sudah diminta oleh Jokowi untuk mempersiapkan Piala Dunia U20 2021 secara matang baik dari segi fasilitas, dan juga timnas Indonesia U-20. Jokowi mengatakan bahwa kompetisi sepak bola Indonesia harus dibeni demi dapatkan pemain yang sangat berkualitas dan bisa meraih prestasi.

The Flash dijanjikan Rilis Tahun 2022 Setelah Beberapa Kali Tertunda

Studio Warner Bros pada akhirnya mengungkapkan kembali rencana perilisan film The Flash, film yang mana dibintangi oleh Ezra Miller. Film ini direncakan akan tayang pada tanggal 1 Juli 2022. Pengumuman itu datang setelah jadwal tayang The Flash yang pasalnya dimundurkan beberapa kali. Sesungguhnya film ini sudah mulai digarap sejak tahun 2014, akan tetapi ada beberapa permasalahan yang terjadi di tengah jalan.

Alasan Tanggal Rilis Selalu Tertunda

Salah satu penyebab penundaan penayangan film The Flash ini adalah keputusan sang sutradara Famuyiwa yang hengkang dari proyek ini di tahun 2016 kemarin. Hal tersebut kemudian membuat Warner Bros sebagai rumah produksinya, mendekati sejumlah nama untuk menjadi sutradaranya. Kemudian mereka menetapkan Andy Muschietti sebagai sutradar proyek film The Flash ini. Sutradara ini sebelumnya dikenal lewat film thriller, IT dan IT: Chapter Two.

Masalah tidak berhenti di sana saja. Beberapa sumber menjelaskan pada media bahwa di tahun 2018 nasker yang ditulis sejak tahun 2016 itu belum lah selesai karena tidak adanya kepastian kapan tanggal perilisannya saat itu.

Dan lagi, permasalahan berikutnya adalah Warner Bros sempat berencana melalui masa produksinya di bulan Maret 2017 dan juga rilis di tahun 2018. Akan tetapi rencana tersebut sulit sekali untuk dijalankan dan jelas tidak mungkin bisa direalisaikan karena naskahnya saja belum selesai ditulis.

Selain permasalahan sutradara, actor Ezra Miller pun jadi penyebab ketidak jelasan jadwal produksi film The Flash ini. Actor yang berusia 26 tahun ini pasalnya menjadi salah satu actor yang berperan penting di seri film Fantastic Beasts. Seri terbaru Fantastic Beasts, Fantastic Beast: Crimes of Grindelwald, bahkan malah sudah tayang duluan di tahun 2018 lalu. Sehingga saat itu, The Flash dikabarkan baru bakal syuting di akhir tahun 2019 dan akhirnya direncakana tayang pada tahun 2021.

Fantastic Beast Kacaukan Jadwal Syuting Film The Flash

Dan sejak saat itu, dikabarkan bahwa pengerjaan film The Flash ini jadi kacau dan terganggu karena aktornya masih terlibat di film Fantastic Beast series. Pada bulan Juli tahun 2019, memang The Flash direncakan akan mulai syuting. Namun film Fantastic Beast: Crimes of Grindelwald juga akan memulai syutingnya pada saat itu. Dengan demikian, jadwal syuting Miller bertabarakan dengan The Flash yang direncanakan rilis tahun 2019 ini.

Setidaknya proses syuting The Flash baru dapat dilakukan akhir tahun 2019, setidaknya begitu lah rencana awalnya. Kalau pada saat itu mereka menjalankan sesuai rencananya, maka film yang menceritakan pahlawan super berkostum merah tersebut tayang di tahun 2021. Masalah sebelumnya dalam film The Flash yang lainnya juga mengganggu rencana syutingnya.

Hal ini kemungkinan menjadi masalah baru untuk DC Entertainment dan Warner Bros. mereka berencana mengembangkan karakter DC melalui film Justice League yang sudah tayang di tahun 2017 lalu namun ternyata gagal dan tak berjalan dengan baik.

Lebih-lebih lagi, actor Henry Cavill tidak lagi berperan sebagai karakter Superman. Hal tersebut diketahui karena ia tak muncul lagi dalam fim Shazam!.

Akan tetapi, setelah seri penundaan itu, pihak Warner Bros akhirnya menetapkan The Flash akan tayang pada tanggal 1 Juli 2022. Ezra Miller akhirnya memulai debut sebagai Flash dalam film Batman vs Superman: Dawn of Justice. Ia tampil kembali jadi pahlawan tercepat di DC Comic lewat film Justice League.

Film Star Wars di Singapura Tanpa Adegan LGBT

Apakah anda sudah menonton film Star Wars: The Rise of Skywalker? Jika anda belum menontonnya, dan berniat untuk menontonnya di Singapura, mungkin ada beberapa adegan yang dianggap ‘sensitif’’ yang akan dihilangkan di film tersebut. Pasalnya adegan ciuman sesame jenis yang jadi bagian dari  Star Wars: The Rise of Skywalker? Dihapuskan di penayangan di Singapura. Hal tersebut pasalnya dilakukan demi mendapat izin rating yang lebih rendah.

Adegan Ciuman Sesama Jenis dihapuskan

Dilansir dari CNN Indonesia, Infocomm Media DevelopmenT Authority (IMDA) atau disebut juga dengan Otoritas Pengembangan Media-Info Komunikaso Singapura menginformasikan keputusan itu. “Pemohon telah menghilangkan adegan pendek yang menurut pedoman klasifikasi film bakal membutuhkan rating (usia) yang lebih tinggi,” kata perwakilan IMDA.

Sampai dengan saat ini, sayangnya belum diketahui juga jika Disney mengambil tindakan yang serupa di negara-negara lainnya. Akan tetapi Singapura telah lama menganggap bahwa hubungan sejenis adalah perbuatan yang illegal. Sebelumnya sutradara JJ Abrams sendiri mengungkapkan bahwa dirinya menilai adegan ciuman sesame jenis tersbeut sebagai sebuah ‘kesempatan’ untuk bisa merayakan Star Wars yang selaku waralaba yang bisa dinikmati semua orang.

“Tidak masalah apa referensi seksual anda, tidak masalah anda ras apa, apakah anda organic atau sintesis. Star Wars itu sendiri untuk semua orang dan mengetahui bahwa tidak ada representasi seperti itu, itu tidak mengambil apapun dari siapa pun, hanya menunjukkan bahwa Star Wars adalah untuk kita semua,” ungkap Abrams.

Aktivis Ikllim dianggap ‘Ganggu’ Premier Star Wars: The Rise of Skywalker

Tidak hanya mendapatkan ‘kejutan’ hilangnya scene ciuman sesame jenis di Singapura. Namun Star Wars: The Rise of Skywalker juga mendapatkan kejutan di London dari sekelompok aktivis yang vocal menyuarakan perubahan iklim dan ekologi Extinction Rebellion pada hari Rabu (18/12) waktu setempat di penayangan perdananya. Gerakan itu merupakan gerakan yang sering dianggap sangat radikal dan bahkan juga pernah dilarang berdemo di London bulan Oktober lalu.

Para aktifis yang mana sengaja berdandan sesuai dengan karakter dari waralabab yang sangat popular tersebut tiba dari kampanye krisis illim yang terjadi di Bristol dan kemudian merebahkan diri sambil menggelar poster-poster yang mana menuntut bos-bos industry film untuk ‘mengatakan kebenaran tentang perubahan iklim’ di karpet biru Leicester Square.

Seorang juru bicara mengonfirmasi bahwa mereka ‘tak bertujan untuk mengacaukan acara tersebut. Namun mereka ke sana untuk memastikan apabila pesan mereka didengar.” Begitu lah setidaknya yang diberitakan dari CNN Indonesia.

Star Wars: The Rise of Skywalker? Dapatkan Ragam Ulasan

Film Star Wars: The Rise of Skywalker? Memang sudah dinantikan dan diantisipasi sekian lama oleh para penggemarnya. Bahkan film ini juga menuai ulasan baik dari para jurnalis dan juga kritikus Hollywood setelah penayangan perdana di hari Selasa (17/12) malam waktu Amerika Serikat.

Namun ternyata Star Wars: The Rise of Skywalker juga mendapatkan ulasan yang negative. Misalnya saja dari lama aggregator Rotten Tomatoes yang mana memberikan nilai akhir sebanyak 59 persen saja.

Star Wars: The Rise of Skywalker berlatar belakang setahun setelah film Star Wars: The Last Jedi. Dalam film ini, kelompok Resistance harus kembali lagi menghadapi The First Order. Dengan jumlah anggota yang sedikit saja, kelompok yang dipimpin oleh Princess Leia pun kemudian meminta bantuan ke seluruh galaksi.

Empat Rekomendasi Film Minggu Ini

Masuk ke pekan ketiga Desember 2019, sejumlah film bisa anda saksikan mulai dari film misteri seperti misalnya Black Christmas dan Knives Out sampai dengan film Indonesia yang berhasil memenangkan Festival Film Indonesia (FFI) 2019 beberapa waktu lalu.

Berikut ini lah 5 rekomendasi film minggu ini yang bisa anda saksikan dikutip dari CNN Indonesia.

Kucumbu Tubuh Indahku

Film yang berhasil memenangkan FFI 2019 ini tayang kembali di layar lebar. Kucumbu Tubuh Indahku pasalnya telah menjelajahi berbagai macam festival internasional dan berhasil membawa penghargaan dari Australia sampai dengan Perancis sebelum akhirnya tayang lagi di Indonesia beberapa bulan yang lalu.

Film yang digarap oleh Garin Nugroho ini bercerita tentang kehidupan seorang penari tradisional Lengger yang bernama Juno. Film ini sempat menuai berbagai macam kontroversi di Indonesia karena menyinggung isu LGBT. Akan tetapi Kucumbu Tubuh Indahku tetaplah layak disaksikan karena film ini mengusung budaya asli Indonesia, Tari Lengger dan juga perjalanan hidup yang sangat menarik.

Garin pun turun tangan langsung di album tema bersama dengan musisi Mondo Gascaro. Film kategori DEWASA ini anda saksikan di jaringan bioskop CGV.

Last Christmas

Film Last Christmas bercerita tentang perubahan jalan hidup Kate. Ia adalah seorang pekerja took natal yang sebenarnya ingin menjadi penyanyi. Akan tetapi, ia bertemu dengan Tom di toko itu. Dalam film yang merupakan salah satu film romansa komedia bernuansa natal menjelang akhir tahun ini dibintangi oleh Emilia Clarke dan Henry Golding.

Pertemuan antara Kate dengan Tom itu akhirnya mengubah hidup Kate menjadi lebih berwarna. Kehidupan dan kisah cintanya yang sempat suram di masa lalunya perlahan mulai membaik sejak dirinya bertemu dengan Tom. Last Christmas yang memasang rate REMAJA ini dapat disaksikan di seluruh jaringan bioskop Indonesia.

Black Christmas

Film Black Christmas adalah film horror yang fokus pada perjuangan sekelompok mahasiswi Universitas Hawthorne sesudah diikuti oleh orang asing ketika libur natal. Kisahnya bermula ketika Riley, Marthy. Jesse dan Kris menyiapkan pesta natal. Akan tetapi, ada seorang penguntit yang mulai mengikuti mereka bahkan membunuh mahasiswi kampus mereka satu per satu.

Riley dan teman sekelompoknya mulai tak percaya dengan pria di sekelilingnya termasuk dosen, gebetan sampai dengan pacar mereka. Film Black Christmas ini digarap beberapa sineas seperti misalnya Ben Cosgrove dan Jason Blum yang sebelumnya sudah diikenal lewat film Rumor Has It, Split dan Halloween.

Knives Out

Film Knives Out ini adalah film misteri pembunuhan terbaru yang dibintangi oleh Captain America, Chris Evans dan Daniel Craig. Knives Out bermula saat penulis novel misteri yang kaya raya, Harlan Thrombey, mengunldang seluruh anggota keluarganya ke mansion mewah miliknya untuk merayakan ulang tahun ke-85-nya. Akan tetapi keesokan harinya, ia ditemukan meninggal.

Hal itu kemudian membuat seorang detektif datang untuk kemudian melakukan investigasi. Detektif itu menemukan seluruh anggota keluarga mempunyai alasan untuk membunuh Harlan dengan tujuan yang sama, uang dan kekayaan. Film ini bisa anda saksikan di sluruh jaringan Cinepolis dan XXI. 

Jika anda penasaran dengan acting Chris Evans yang tak bermain sebagai Captain America, mungkin anda harus menonton film ini. Dijamin anda tak akan menyesal.

Dari keempat film di atas, mana yang akan anda tonton duluan minggu ini untuk mengisi hari-hari anda?